CERITA DARI KETUA UMUM BFCI: “DARI GAS KE KASIH” – PASKAH BERSAMA BIKERS 2026
Jakarta, Cosmopolitanpost.com
Saya, Ferdo Raturandang, masih ingat betul sore itu Sabtu 2 Mei 2026 di Jakarta Escape. Jujur saja, awalnya saya pikir ini bakal jadi acara Paskah yang “standar”—rame, seru, lalu pulang. Tapi ternyata… Tuhan punya rencana lain. Dan ya, saya harus bilang: ini salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan saya bersama Bikers For Christ Indonesia.

Jam 15.30, satu per satu motor mulai berdatangan. Dari yang suaranya “ngempos elegan” sampai yang bikin dada ikut getar. Ada motor besar, motor kecil, bahkan yang penting jalan juga hadir. Saya sempat bercanda, “Ini kalau parkiran penuh, jangan-jangan malaikat juga bingung parkirnya di mana.” Tapi di situlah indahnya—tidak ada kasta. Semua sama: sama-sama butuh Tuhan.
Yang bikin saya salut, acara ini sepenuhnya di-handle oleh BFCI Bekasi. Saya lihat sendiri bagaimana Bro Doan memimpin dengan hati, bukan cuma instruksi. Ketua panitia bro Iwan dan panitia juga luar biasa—gerak cepat, sigap, kayak mekanik balap yang tahu kapan harus ganti oli sebelum mesin jebol. Dan member BFCI Bekasi? Wah… solid! Kalau ini tim balap, sudah pasti podium dapat piala.
Lalu masuk ke sesi khotbah. Nah ini yang unik. Biasanya kalau dengar kata “khotbah”, sebagian orang langsung mode hemat energi—alias ngantuk. Tapi kali ini beda. Tema “Dihidupkan Kembali karena Kebangkitan Kristus” disampaikan dengan gaya bikers banget. Ada humor, ada cerita jalanan, tapi ujungnya… kena di hati. Saya lihat ada yang ketawa, tapi beberapa detik kemudian matanya mulai berkaca-kaca. Saya sendiri? Ya…saya yang khotbah saya yang nangis terharu.Orang bilang ini parah yang khotbah justru yang dilawat Tuhan.
Intinya sederhana tapi dalam: kalau motor saja bisa turun mesin lalu hidup lagi, masa hidup kita nggak bisa dipulihkan oleh Tuhan? Itu kalimat yang terus terngiang di kepala saya sampai sekarang.
Saya juga sangat tersentuh saat melihat audience Bukan karena saya pintar bicara—tapi karena saya merasakan hadirat Tuhan begitu nyata. Rasanya beda. Bukan sekadar acara sukses, tapi ada sesuatu yang bekerja di hati banyak orang.
Bro Eko sebagai Presidente juga hadir dengan semangatnya yang khas—support-nya terasa nyata, bukan sekadar formalitas. Lalu Bro Obin, Sekjen kita, menyampaikan sambutan yang hangat sekaligus memperkenalkan panitia BFCI Bekasi. Suasananya jadi cair, penuh kekeluargaan.
Dan… ini momen yang bikin saya benar-benar tersenyum lebar. Kita merayakan ulang tahun ke-62 Antonius Nathan, Pengawas BFCI. Di usia yang luar biasa itu, beliau masih memberikan wejangan yang “nendang”. Katanya kurang lebih begini, “Bikers itu bukan cuma kuat di jalan, tapi harus kuat dalam hidup.” Sederhana, tapi dalam. Saya langsung mikir, ini bukan cuma senior—ini legenda berjalan.
Belum selesai sampai di situ. Ada satu momen yang bikin suasana berubah jadi sangat haru. Om Don, senior dari BFCI Bekasi, akhirnya menerima Patch kehormatan setelah 16 tahun menunggu. Enam belas tahun! Itu bukan waktu yang sebentar. Itu kesetiaan. Itu perjalanan. Dan ketika patch itu disematkan… saya lihat banyak yang terdiam. Bukan karena bingung, tapi karena tersentuh.
Saya berdiri di situ dan dalam hati berkata, “Tuhan, ini lebih dari sekadar acara.”
Dan benar saja—malam itu saya pulang dengan perasaan penuh. Bukan karena acaranya ramai, tapi karena Tuhan benar-benar hadir. Saya percaya, setiap orang yang datang pulang dengan sesuatu yang baru di hatinya.
Kalau boleh saya simpulkan dengan gaya bikers: Kadang kita terlalu fokus “gas” dalam hidup, sampai lupa arah. Tapi lewat kebangkitan Kristus, kita diingatkan… bahwa yang terpenting bukan seberapa kencang kita melaju, melainkan siapa yang memegang setang hidup kita.
Paskah Bersama Bikers 2026? Bukan cuma di luar ekspektasi… tapi benar-benar menghidupkan kembali.











