Asosiasi Pedagang Mie Dan Bakso (APMISO) Menggelar  Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APMISO DKI Jakarta & Silaturahmi Nasiinal Dengan Teman APMISO Bersatu, Ekonomi Kuat dan Rakyat Sejahtera”

banner 468x60

 

 

Jakarta, 6 Mei 2026 — Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) menggelar Silaturahmi Nasional yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APMISO DKI Jakarta di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (06/05/26). Kegiatan ini mengusung tema “APMISO Bersatu, Ekonomi Kuat dan Rakyat Sejahtera” dan berlangsung bersamaan dengan ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026.

Acara ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran pelaku UMKM, khususnya pedagang mie ayam dan bakso, sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Ketua Umum APMISO Nusantara, Lasiman, S.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian Silaturahmi Nasional APMISO telah dimulai sejak April 2026 di berbagai daerah dan akan terus berlanjut ke seluruh Indonesia.

“Selain mempererat persatuan, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus pembentukan dan penguatan kepengurusan di daerah,” ujarnya.

Lasiman menegaskan, APMISO tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi anggotanya, mulai dari pendampingan usaha, advokasi hukum, hingga kolaborasi dengan akademisi untuk meningkatkan kualitas usaha pedagang mie dan bakso.

Dorong Sertifikasi Halal dan Akses Pembiayaan

Dalam kesempatan tersebut, isu sertifikasi halal menjadi perhatian utama. APMISO menilai masih banyak pedagang yang menghadapi kendala biaya dalam proses sertifikasi, khususnya untuk produk berbasis olahan daging.

“Dari seluruh pedagang bakso di Indonesia, baru sekitar 10 persen yang telah bersertifikat halal. Ini menjadi tantangan besar yang perlu dukungan pemerintah,” ungkap Lasiman.

APMISO juga terus mendorong digitalisasi UMKM, termasuk penggunaan sistem pembayaran QRIS, serta memperluas akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dukungan Pemerintah untuk UMKM Naik Kelas

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong keadilan ekonomi dan sosial melalui penguatan sektor UMKM.

“Disparitas antara usaha besar dan kecil harus dipersempit. Kehadiran APMISO menjadi bagian penting dalam mendorong pengusaha mikro naik kelas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi APMISO dalam membangun ekosistem usaha kuliner rakyat dan optimistis bahwa sektor mie dan bakso memiliki potensi besar untuk menembus pasar global.

Peran Koperasi dan Rantai Ekonomi Rakyat

Sementara itu, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyoroti besarnya rantai ekonomi di balik semangkuk bakso. Mulai dari peternak, produsen bahan baku, hingga pedagang dan distribusi, semuanya terlibat dalam ekosistem ekonomi rakyat.

“APMISO memiliki peran strategis. Koperasi dapat menjadi agregator bahan baku, mempermudah akses pembiayaan, dan meningkatkan kualitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Pemerintah juga membuka peluang pendampingan koperasi APMISO untuk memperkuat struktur ekonomi anggotanya.

Sinergi dan Kolaborasi Nasional

Penasehat APMISO, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, turut memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi dan kolaborasi lintas sektor demi kemajuan pedagang kecil.

Kegiatan ini juga menjadi wadah sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, perbankan, serta sektor swasta dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Harapan ke Depan

APMISO berharap kepengurusan baru DPW DKI Jakarta mampu menjadi motor penggerak organisasi yang solid, memperjuangkan hak-hak anggota, serta meningkatkan kesejahteraan pedagang.

“Persatuan adalah kunci. Jika organisasi kuat dan solid, maka kesejahteraan anggota akan tercapai,” tutup Lasiman.

Tentang APMISO

APMISO (Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso) merupakan organisasi profesi yang menjadi wadah persatuan pelaku usaha mie ayam dan bakso di Indonesia. APMISO berkomitmen meningkatkan daya saing, kemandirian, serta kesejahteraan anggotanya melalui pembinaan, sertifikasi halal, digitalisasi usaha, dan penguatan jaringan ekonomi nasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *