Bappenas Luncurkan Indeks Modal Manusia: Menuju SDM Indonesia Unggul dan Berdaya Saing Global

banner 468x60

Bappenas Luncurkan Indeks Modal Manusia: Menuju SDM Indonesia Unggul dan Berdaya Saing Global

 

JAKARTA, 31 Agustus 2026 –

 

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas secara resmi meluncurkan Indeks Modal Manusia (IMM) 2025 beserta Pedoman Penghitungan IMM pada Senin (31/8) di Kantor Bappenas, Jakarta.

Dalam sambutannya, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa transisi dari sekadar Indeks Pembangunan Manusia ke Indeks Modal Manusia merupakan langkah penting untuk menjadikan modal manusia sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Rachmat menekankan pentingnya meningkatkan kualitas SDM secara menyeluruh, bukan hanya mengukur lamanya akses pendidikan atau indikator kesehatan dasar semata.

*Kualitas di Atas Kuantitas:* Lama sekolah memang penting, tetapi kualitas pendidikan jauh lebih menentukan kesiapan SDM.

*Pengukuran Komprehensif:* Indeks Modal Manusia akan mengintegrasikan berbagai indikator penting, termasuk Human Happiness Index, untuk mencerminkan kualitas hidup masyarakat secara riil.

*Peran Kunci Pelaksanaan:* Perencanaan yang disusun Bappenas membutuhkan eksekusi nyata hingga ke tingkat paling bawah. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dinilai menjadi ujung tombak pelaksanaan pembangunan karena memiliki struktur hingga ke tingkat desa, sementara Badan Pusat Statistik (BPS) berperan penting dalam pencatatan data secara akurat.

*Tantangan IMM Indonesia:* IMM Indonesia saat ini berada di angka 56%, masih berada di bawah rata-rata negara maju yang mencapai di atas 73%. Rachmat mengimbau seluruh pihak untuk memperkecil ketimpangan tersebut.

*Kolaborasi Global:* Peningkatan kualitas manusia tidak hanya berdampak bagi Indonesia, tetapi juga bagi stabilitas dan kemakmuran global. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai kementerian/lembaga, negara tetangga, serta lembaga internasional terus diperkuat.

Sebagai penutup, Kepala Bappenas meminta agar seluruh hasil diskusi dan pedoman penghitungan IMM segera dibukukan secara menyeluruh sebagai acuan perencanaan pembangunan nasional ke depan. Melalui kolaborasi ini, pemerintah optimistis dapat mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas.

Sementara itu Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas atas terobosan peluncuran Indeks Modal Manusia (IMM).

Kepala BPS, Dr. Margaretha Ari Anggarini, menegaskan bahwa langkah ini menandai transformasi penting dalam paradigma pembangunan nasional, yang kini menempatkan manusia sebagai modal utama sekaligus subjek pembangunan, bukan sekadar objek.

​Dalam mendukung penyusunan IMM tersebut, BPS memegang peran strategis dengan menyediakan tiga dari lima indikator utama yang digunakan oleh Bappenas.

Melalui ketersediaan data statistik yang akurat dan berkesinambungan, BPS berkomitmen mendukung perumusan kebijakan pembangunan modal manusia yang lebih presisi dan berdampak bagi kemajuan bangsa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *