Anak Perusahaan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), PT Karya Bersinar Indonesia, Raih Kontrak Proyek Rp. 3,8 Triliun di PLN Indonesia Power

banner 468x60

JAKARTA, 30 Oktober 2026 – PT Karya Bersinar Indonesia (KBI), anak usaha PT
Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), memperoleh kontrak pekerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC) Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 2 x 100 Megawatt (MW) dengan nilai kontrak mencapai Rp. 3,8 triliun dari PLN
Indonesia Power. Penandatanganan kontrak dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) di Kantor Pusat PLN Indonesia Power, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Proyek strategis ini akan dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare yang berlokasi di
Pesanggaran, Denpasar, Bali, tidak jauh dari Pelabuhan Benoa. Pembangunan ditargetkan berlangsung selama dua tahun, dilanjutkan dengan masa Operation and Maintenance (O&M)
selama satu tahun.

“Pembangunan PLTMG berkapasitas total 200 MW ini menjadi langkah strategis dalam
memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Bali. Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi,
pariwisata, perdagangan, dan industri, kebutuhan listrik di Pulau Dewata terus mengalami pertumbuhan,” ujar Ir. Indradi, Direktur KBI.

“Kehadiran pembangkit baru ini diharapkan dapat menambah kapasitas pasokan, meningkatkan fleksibilitas dan keandalan sistem kelistrikan, serta mendukungkeberlangsungan aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Tambahan energi listrik yang andal juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing Bali sebagai destinasi pariwisata
internasional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan perekonomian daerah,” tambahnya.

Bagi BIKE sebagai perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, perolehan
kontrak bernilai Rp3,8 triliun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat portofolio bisnis dan memperluas kontribusi Perseroan di sektor energi dan infrastruktur strategis.
Proyek ini juga berpotensi memberikan tambahan pendapatan usaha yang akan direalisasikan secara bertahap sesuai progres pekerjaan, sekaligus meningkatkan rekam jejak dan kapabilitas grup dalam mengerjakan proyek ketenagalistrikan berskala besar. Keberhasilan
pelaksanaan proyek diharapkan semakin memperkuat kepercayaan mitra bisnis, membuka peluang kontrak berikutnya, serta memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham.

Dalam pelaksanaannya, ruang lingkup pekerjaan EPC mencakup keseluruhan tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan dan rekayasa teknis (engineering), pengadaan mesin
gas berkapasitas besar beserta peralatan pendukung (procurement), pekerjaan sipil dan fondasi, instalasi mekanikal, elektrikal, instrumentasi dan sistem kontrol, sistem bahan bakar gas, sistem pendingin, proteksi, hingga pembangunan fasilitas pendukung pembangkit.
Pekerjaan juga meliputi integrasi sistem kelistrikan, pengujian, commissioning, serta
pengujian kinerja pembangkit sebelum memasuki tahap operasi.

Untuk menjamin kualitas pekerjaan, proyek akan melibatkan tenaga ahli profesional danbersertifikasi di bidang manajemen proyek, teknik sipil, mekanikal, elektrikal, instrumentasi, sistem kontrol, commissioning, serta quality assurance dan quality control. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama dengan menerapkan standar
keselamatan kerja yang ketat, pengawasan berkelanjutan, identifikasi risiko, serta pengendalian seluruh aktivitas konstruksi. Target Zero Accident menjadi komitmen utama dalam setiap tahapan pekerjaan.

Selain tenaga kerja langsung, proyek ini juga berpotensi membuka kesempatan kerja tidak langsung melalui keterlibatan kontraktor lokal, pemasok material, jasa transportasi, akomodasi, konsumsi, dan berbagai sektor usaha pendukung lainnya. Peluang penyerapan tenaga kerja lokal Bali akan menjadi bagian penting dari dampak ekonomi proyek ini.

Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, investasi infrastruktur energi seperti ini memiliki dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian. Proyek PLTMG Pesanggaran tidak hanya berorientasi pada
pembangunan fasilitas pembangkit, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, dan penguatan ketahanan energi.

Melalui proyek ini, BIKE bersama KBI turut mengambil bagian dalam mendukung
pembangunan infrastruktur energi nasional sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bali.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *