IBTE 2026: Aafi Syaddad, Brand Growth Manager Kalodata Indonesia Ungkap Potensi Emas Industri Mainan & Hobi di TikTok Shop, Pertumbuhan Stabil 4% di Tengah Persaingan Ketat

banner 468x60

IBTE 2026: Aafi Syaddad, Brand Growth Manager Kalodata Indonesia Ungkap Potensi Emas Industri Mainan & Hobi di TikTok Shop, Pertumbuhan Stabil 4% di Tengah Persaingan Ketat

 

JAKARTA, 19 Agustus 2026 —

 

Geliat perdagangan digital yang terus berevolusi menghadirkan lanskap baru yang menjanjikan bagi industri kreatif, khususnya sektor mainan dan hobi (toys & hobbies). Sinergi antara pameran dagang fisik dan strategi social commerce menjadi kunci utama dalam memenangkan pasar.

Hal ini menjadi sorotan utama dalam seminar bertajuk “Bedah Peluang Produk Mainan & Hobi di TikTok Shop Indonesia”, yang digelar hari ini sebagai rangkaian acara Jakarta International Baby Products & Toys Expo (IBTE) dan Indonesia Stationery Expo di Hall B & C JIExpo Kemayoran, Jakarta (19–22 Agustus 2026).

Seminar ini menghadirkan Aafi Syaddad, Brand Growth Manager dari Kalodata Indonesia (bagian dari Kalowave Indonesia), sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Aafi membedah anatomi pasar social commerce yang kini tidak lagi sekadar mengandalkan tren sesaat, melainkan berbasis pada intelijen data yang presisi.

Kategori Mainan: “Oase” di Tengah Volatilitas Pasar

Dalam sesi analisis pasar, Aafi memaparkan temuan mengejutkan mengenai ketahanan kategori mainan dan hobi di TikTok Shop. Di tengah fluktuasi daya beli dan persaingan antar-kategori yang ketat, sektor ini menunjukkan grafik yang unik.

“Berdasarkan data real-time dari Kalodata, kategori mainan dan hobi di TikTok Shop mencatatkan pertumbuhan yang sangat sehat, yakni stabil di angka 4 persen selama enam bulan terakhir. Angka ini mungkin terlihat moderat, namun dalam konteks ekonomi digital yang fluktuatif, stabilitas ini sangat agresif dan menjanjikan.

Banyak kategori lain yang mengalami roller-coaster penjualan, namun mainan dan hobi memiliki basis konsumen yang loyal dan repetitif,” ungkap Aafi di hadapan para pelaku usaha yang menghadiri seminar.

Aafi menambahkan, pergeseran perilaku konsumen menuju kidult market (orang dewasa yang mengoleksi mainan) serta tingginya minat terhadap mainan edukatif menjadi bahan bakar utama pertumbuhan ini.

Data sebagai “Kacamata” Baru Pengganti Intuisi

Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam seminar ini adalah pergeseran paradigma dalam pengambilan keputusan bisnis. Era “menebak-nebak” produk pemenang sudah berakhir.

“Keputusan bisnis di era social commerce tidak boleh lagi hanya bertumpu pada intuisi atau feeling. Data kini adalah aset paling berharga. Kalodata hadir bukan hanya sebagai alat hitung, tetapi sebagai ‘kacamata’ bagi para seller dan brand untuk membaca momentum. Kami membantu pengguna melihat apa yang sedang tren, siapa kompetitor teratas, dan bagaimana strategi konten yang bekerja,” tegas Aafi.

Ia menjelaskan, dengan memanfaatkan market intelligence, pelaku usaha dapat menekan risiko dead stock (barang mati) dan mengoptimalkan anggaran pemasaran. “Data memungkinkan kita untuk masuk ke niche market yang spesifik namun memiliki konversi tinggi, daripada membuang modal untuk produk yang sudah saturated (jenuh),” tambahnya.

Kalodata: Senjata Utama Seller dan Kreator

Sebagai platform analitik terdepan, Kalodata telah digunakan oleh lebih dari 2 juta pengguna secara global. Platform ini menyediakan ekosistem data yang mencakup pemantauan penjualan live shopping, analisis performa kreator afiliasi, hingga pemetaan kata kunci pencarian.

“Ekosistem TikTok Shop sangat dinamis. Apa yang laku hari ini, belum tentu laku bulan depan. Kalodata membantu seller, brand, hingga agensi dan kreator afiliasi untuk melakukan reverse engineering terhadap kesuksesan kompetitor, lalu memodifikasinya menjadi strategi yang lebih efektif,” jelas Aafi.

IBTE 2026: Jembatan Sourcing Produk ke Digital

Kehadiran Kalodata dalam IBTE 2026 dinilai sangat strategis. Aafi melihat pameran ini bukan hanya sebagai tempat transaksi fisik, tetapi sebagai sourcing hub bagi para digital seller.

“IBTE dan Indonesia Stationery Expo adalah tambang emas bagi para seller TikTok Shop. Banyak produk inovatif dan berkualitas yang dipamerkan di sini.

Tantangannya bukan lagi pada ketersediaan barang, melainkan pada kemampuan mengemasnya ke dalam konten digital yang menarik. Pesan kami sederhana: Temukan produk potensial di JIExpo, validasi potensinya menggunakan data Kalodata, lalu menangkan pasarnya di TikTok Shop,” pungkas Aafi.

Tentang Jakarta International Baby Products & Toys Expo (IBTE) 2026

IBTE 2026 dan Indonesia Stationery Expo merupakan pameran dagang internasional terkemuka yang mempertemukan produsen, distributor, dan retailer dari berbagai negara. Acara ini berlangsung dari 19–22 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, menawarkan ribuan produk inovatif di sektor bayi, mainan, dan alat tulis.

Tentang Kalodata / Kalowave

Kalodata adalah platform intelijen pasar (market intelligence) terkemuka yang berfokus pada ekosistem e-commerce dan social commerce. Didukung oleh Kalowave Indonesia, platform ini menyediakan analitik mendalam untuk membantu bisnis mengoptimalkan strategi penjualan di TikTok Shop, Shopee, dan platform lainnya.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *