Bekasi, Cosmopolitanpost.com
Bekasi, 9 Juni 2026 – MFMI berhasil membukukan pendapatan usaha tahun 2025 sebesar Rp 174.087 miliar turun sedikit dari tahun lalu Rp 179.848 miliar atau sebesar 3,2 persen. Sementara laba tahun berjalan juga mengalami penurunan sebesar 11,66 persen yaitu dari Rp 28.065 miliar menjadi Rp. 23.026 miliar.
Perseroan mengungkapkan walaupun ditengah ketidakpastian secara global dan pengaruh krisis ekonomi pendapatan yang dihasilkan dalam rupiah jadi tidak begitu terpengaruh, hanya terjadi persaingan yang cukup ketat dengan kompetitor, tapi dengan pengalaman berbisnis selama 30 tahun yakin dapat menghadapi situasi ini.
Rony Sugiarto, Presiden Direktur MFMI menambahkan,”Dalam meningkatkan pendapatan usaha tahun ini yaitu selain dengan menambah jumlah costumer dan pertahankan costumer lama, untuk kinerja perusahaan kita akan memperbaiki dan meningkatkan apa yang turun tahun lalu, dan mulai push produk solusi digital kita, apa yang ada gap tahun lalu sudah kita kurangi dan harapkan dalam meningkatkan pendapatan tahun ini,” dalam paparan publik di Ayola Hotel Lippo Cikarang, Cikarang, Bekasi (9/6/26).
Pembagian Deviden Sebesar Rp 29/lembar saham
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham tahunan (RUPST), Perseroan juga telah menyetujui untuk pembagian deviden sebesar Rp 29/lembar saham dan mulai dibagikan dalam bulan Juni ini.
Sebagai informasi, PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk dengan kode emiten MFMI, adalah perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan layanan managemen informasi, khususnya pengelolaan, penyimpanan dan pemeliharaan dokumen, dan sejak Mei 2021 resmi menjadi bagian dari Iron Mountain Group, raksasa global dalam bidang manajemen informasi.
MFMI juga telah mengantongi berbagai sertifikasi seperti Sertifikat ISO 9001:2015, Setifikat ISO 45001:2018, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan peringkat “A” (Sangat Baik) dan Seluruh Fasilitas Bersertifikat Laik Fungsi (SLF).
[Red-Hendra]











