Bekasi, Cosmopolitanpost.com
Bekasi, 17 Mei 2026 – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian. Selain mendukung ketersediaan bahan pangan bergizi, langkah tersebut juga diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor budidaya dan peternakan.
Sebagai bagian dari program tersebut, Polres Metro Bekasi menebar sebanyak 10.000 benih ikan lele di kolam budidaya internal milik kepolisian. Kegiatan ini dilaksanakan di area Mapolsek Tarumajaya, Kampung Sungai Atap Nomor 8, Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dengan dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Metro Bekasi.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap ekosistem rantai pasok SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Polri,” kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni di Cikarang, Minggu.
Menurutnya, budidaya ikan lele memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sebagai pemasok bahan baku untuk unit dapur dan operasional layanan SPPG Polri.
Selain mudah dibudidayakan, ikan lele juga memiliki masa panen yang relatif cepat sehingga dinilai efektif dalam menjaga ketersediaan pasokan protein hewani secara berkelanjutan.
Program tersebut tidak hanya difokuskan pada ketahanan pangan, tetapi juga diharapkan mampu melibatkan masyarakat sekitar. Kelompok tani, Karang Taruna, Bhayangkari, hingga pelaku UMKM pangan disebut turut memiliki peluang untuk berpartisipasi dalam pengembangan program tersebut.
“Dengan begitu akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi,” katanya.
Sumarni menambahkan, dalam satu bulan terakhir Polres Metro Bekasi juga aktif memasok bahan pangan ke dapur SPPG Polri yang berada di Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat.
Pasokan tersebut berasal dari kawasan budidaya seluas 20.000 meter persegi di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong. Area itu mencakup tambak udang, kolam ikan bandeng, mujair, nila, hingga peternakan ayam petelur dan kambing.
“Dari kawasan tersebut, 15.000 ekor ikan bandeng dan 21.000 ekor ikan mujair serta nila telah dibudidayakan untuk mendukung kebutuhan pangan SPPG,” katanya.
Selain budidaya ikan, terdapat pula dua kandang ayam petelur yang masing-masing berkapasitas 1.000 ekor. Produksi telur dari peternakan tersebut rutin disalurkan ke SPPG Jayamukti setiap dua hari sekali.











