Rayakan 10 Tahun Perjanjian Paris, IFI Adakan Diskusi Bertemakan Perubahan Iklim Di Museum Bahari

banner 468x60

Jakarta, Cosmopolitanpost.com

Jakarta, 11 Desember 2025 – Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Institut français d’Indonésie (IFI), bersama mitra-mitra Indonesia, memperingati ulang tahun ke-10 Perjanjian Paris melalui serangkaian acara publik yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang berbagai tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasinya.

Pertama kali ditandatangani pada tahun 2015, Perjanjian Paris tetap menjadi landasan utama kerja sama internasional dalam menghadapi perubahan iklim atau climate change dengan menetapkan tujuan bersama untuk membatasi pemanasan global di bawah 2°C.

Setelah sepuluh tahun kemudian, peringatan ini mengajak kita untuk mengevaluasi sejauh mana kita telah mencapai tujuan tersebut dan memperkuat komitmen bersama kita dalam menanggapi krisis iklim.

Kegiatan puncak ditandai dengan konferensi yang didedikasikan untuk peran kritis lautan dalam perjuangan melawan perubahan iklim, yang diselenggarakan di Museum Bahari Jakarta.

Dalam acara diskusi ini turut hadir Meizani Irmadhiany, Senior Vice President & Executive Chair at Konservasi Indonesia, Nugroho Dwi Hananto, Director Of Directorate Of Research Fleet Management at BRIN dan Fegi Nurhabni, Kepala Satuan Tugas (Task Force) Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia.

Diskusi kali ini untuk membahas bagaimana ekosistem laut berkontribusi pada mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, serta risiko yang dihadapi akibat kenaikan suhu, pengasaman, dan kehilangan keanekaragaman hayati.

Acara ini menyoroti pentingnya tata kelola laut dan ketahanan komunitas pesisir, dua isu utama bagi Indonesia sebagai negara kepulauan besar.

Laut juga menjadi landasan kerja sama antara Prancis dan Indonesia, seperti yang ditampilkan dalam Dialog Maritim Bilateral Indonesia-Prancis, dengan sesi ketiga yang diselenggarakan pada November 2025 di Bali.

Sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan ini, Kedutaan Besar Prancis-IFI juga menyelenggarakan pemutaran film dokumenter berbasis sains “Breaking Boundaries”, bekerja sama dengan Netflix, AlterCOP30, dan Climate Reality Project, diikuti dengan sesi diskusi; lokakarya Climate Fresk; sesi board game bertema lingkungan bersama OceanKita dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara; diskusi book club dengan buku Prancis berjudul “Tomorrow” yang terinspirasi dari film dokumenter pemenang César; serta lomba pidato bersama siswa Indonesia dan Prancis.

Rangkaian acara ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara pemangku kepentingan Prancis dan Indonesia serta meningkatkan kesadaran publik yang lebih luas tentang tantangan iklim.

Dengan memperingati sepuluh tahun Perjanjian Paris, Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Institut français d’Indonésie (IFI) menegaskan kembali dukungan Prancis terhadap sikap ambisius dalam isu-isu iklim dan ilmu pengetahuan iklim.

Kedutaan Besar Prancis IFI mengundang, bersama para mitra, untuk berpartisipasi dalam inisiatif-inisiatif ini dan terus membangun momentum menuju masa depan yang berkelanjutan bagi semua.

Ajakan ini juga sebagai menindaklanjuti Konferensi Laut PBB Ketiga yang diselenggarakan di Nice, Prancis pada Juni 2025 lalu.

[Red-Hendra]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *