Ket.foto utama: 5 Tokoh Senior Penerima Tanda Penghargaan IAKMI 2026. untuk Alm Sumaryati Arjoso diwakili keluarga almarhum
Konas XVI & FIT XII IAKMI 2026: Perkuat Kolaborasi Pentahelix Demi Keberlanjutan JKN dan Transformasi Kesehatan Nasional
Jakarta, 31 Oktober 2026
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sukses menyelenggarakan Kongres Nasional (Konas) XVI dan Forum Ilmiah Tahunan (FIT) XII pada 29–31 Oktober 2026, yang diawali dengan rangkaian Pra-Konas/FIT pada 27–28 Oktober 2026. Acara bertaraf nasional ini berlangsung di dua lokasi strategis, yaitu Gedung MPR-DPR RI, Jakarta, dan Kampus FKM UI, Depok.

Mengusung tema “Kolaborasi untuk Mendukung Transformasi Sistem Kesehatan dan Keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional Menuju Asta Cita”, perhelatan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi, estafet kepemimpinan periode 2022–2026, serta wadah pertukaran gagasan ilmiah melalui sesi pleno, simposium, dan presentasi riset kesehatan masyarakat. Kegiatan ini turut memperkuat jejaring World Federation of Public Health Associations (WFPHA) dan kolaborasi pentahelix.

Acara puncak dihadiri oleh lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pengurus pusat dan pengurus daerah dari 38 provinsi se-Indonesia, akademisi, peneliti, pelaku usaha, organisasi profesi, hingga mahasiswa. Turut hadir jajaran pimpinan kementerian dan lembaga, di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Kependudukan/Kepala BKKBN, Wakil Menteri Keuangan Luky Alfirman, serta jajaran Direksi BPJS Kesehatan.

Kolaborasi Sektor Kesehatan dan Dukungan Fiskal
Saat membuka acara secara resmi di Gedung Nusantara V MPR RI, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Ibu Putih Sari (mewakili Pimpinan MPR RI), menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor.

”Kita butuh kolaborasi. Pemerintah membuat kebijakan, DPR melakukan legislasi dan pengawasan, BPJS mengelola JKN, kampus mencetak SDM, IAKMI menjaga mutu profesi,” ujar Putih Sari.

Dalam rangkaian forum tersebut, para pimpinan kementerian menyampaikan arah kebijakan strategis:

Kementerian Kesehatan: Menkes Budi Gunadi Sadikin mendorong penguatan pencegahan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk menjaga keberlanjutan JKN.

Kementerian Sosial: Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak IAKMI berkolaborasi dalam pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui Perlinsos Digital guna memastikan ketepatan sasaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN.
Kementerian Keuangan: Wamenkeu Luky Alfirman memastikan komitmen pemerintah memperkuat dukungan fiskal untuk sistem kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Wamenkeu menjelaskan bahwa anggaran kesehatan nasional meningkat signifikan dari Rp188,1 triliun (2022) menjadi Rp247,3 triliun (2026)—tumbuh lebih dari 7% per tahun—untuk mendukung iuran JKN, gizi, penguatan Puskesmas, imunisasi, dan penyediaan obat. Selain itu, pemerintah mengalokasikan insentif perpajakan sektor kesehatan sebesar Rp21 triliun pada 2026, termasuk pembebasan PPN jasa kesehatan medis senilai Rp19,4 triliun.
Untuk keberlanjutan JKN, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp82,3 triliun. Hingga September 2026, kepesertaan JKN telah mencapai 284,7 juta jiwa (>98% populasi) dan berhasil menurunkan belanja langsung (out-of-pocket) rumah tangga dari 43,7% pada 2014 menjadi 28,3% pada 2024.
”Ke depan, tantangan kita bukan hanya meningkatkan alokasi anggaran, tetapi memastikan efektivitas dan kualitas belanjanya. Setiap rupiah APBN harus memberikan hasil nyata berupa masyarakat yang lebih sehat dan akses yang lebih merata,” tegas Wamenkeu Luky Alfirman
Penguatan Riset dan Estafet Kepemimpinan Baru
Rangkaian FIT XII IAKMI menyajikan kajian ilmiah mendalam yang menghadirkan 16 bidang jurnal nasional terakreditasi, mencakup epidemiologi, biostatistik, promkes, AKK, ekonomi kesehatan, K3, kesling, kespro, gizi, SIK digital health, manajemen RS, kesehatan bencana, kesehatan global, hukum kesehatan, kesehatan anak-remaja, dan P2P. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kemenkes RI, BPJS Kesehatan, ADINKES, FKM UI, dan Kemenkeu RI.
Menurut keterangan dari Cary Greant, SKM, Wakil Sekretaris Pengda IAKMI yang turut hadir di lokasi acara, forum nasional ini juga menjadi momen penganugerahan Tanda Penghargaan kepada lima Tokoh Kesehatan Masyarakat atas kontribusi besar mereka bagi bangsa:
(Alm.) Sumaryati Arjoso
Ascobat Gani
Adang Bachtiar
Nafsiah Mboi
Alex Papilaya
Konas XVI IAKMI diakhiri dengan pengukuhan Ketum baru Hermawan Saputra serta terpilihnya kembali Dede Supratman sebagai pimpinan organisasi profesi kesehatan masyarakat ini untuk periode selanjutnya.











