Hadir di FI Asia Indonesia, PT Bangja Inti Ingridien Unjuk Gigi Lewat Inovasi Perisa Lokal dan Bahan Baku Impor Berkualitas
JAKARTA, Cosmopolitanpost.com
PT Bangja Inti Ingridien menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan industri makanan dan minuman (F&B) nasional dengan berpartisipasi dalam pameran internasional Food Ingredients (FI) Asia Indonesia. Dalam ajang tersebut, perusahaan menampilkan beragam bahan baku berkualitas tinggi serta inovasi terbaru hasil racikan dalam negeri.
Chief Executive Officer (CEO) PT Bangja Inti Ingridien, Oswaldo Natha Pringgondhani, mengungkapkan bahwa keberadaan perusahaan di pameran ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat eksistensi di industri F&B sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan ke pasar yang lebih luas.
”Target utama kami di pameran ini tentu saja untuk tetap eksis dan menunjukkan kepada para pelanggan maupun kompetitor bahwa PT Bangja Inti Ingridien terus tumbuh. Kami juga ingin memamerkan produk-produk terbaru sebagai bukti bahwa kami tidak berhenti melakukan pengembangan (R&D),” ujar Oswaldo saat ditemui di sela-sela pameran.
Dalam pameran FI Asia kali ini, PT Bangja Inti Ingridien menyoroti empat kategori produk utama yang didistribusikan secara Business-to-Business (B2B) untuk industri manufaktur makanan, antara lain:
1 *Bahan Tambahan Makanan dari Jerman:* Spesialisasi untuk industri permen dan cokelat, dengan keunggulan pada produk Acacia Gum dan Licorice.
2 *Karagenan dari Kanada (GPI):* Produk olahan rumput laut berkualitas tinggi yang sebagian bahan bakunya juga berasal dari Indonesia.
3 *Pewarna Makanan dari Turki:* Solusi pewarna berkualitas untuk kebutuhan industri F&B.
4 *Flavor House (Perisa Makanan Lokal):* Inovasi terbaru yang diproduksi secara mandiri di pabrik Sidoarjo, Jawa Timur.
Oswaldo menekankan bahwa Flavor House menjadi salah satu keunggulan utama perusahaan karena dikembangkan langsung oleh tim Research and Development (R&D) serta tenaga ahli laboratorium berpengalaman di Indonesia.
”Keunggulan utama kami ada pada flavor atau perisa. Kami memiliki fasilitas R&D dan pabrik sendiri di Sidoarjo. Kami mengimpor bahan bakunya dari berbagai negara seperti Tiongkok, India, Inggris, Spanyol, Belanda, Prancis, hingga Amerika Serikat, namun seluruh riset dan pengembangannya dilakukan secara lokal oleh tim ahli kami,” jelasnya.
Selain melayani sektor swasta, PT Bangja Inti Ingridien yang juga memiliki divisi farmasi ini telah berpengalaman mendistribusikan produknya ke berbagai BUMN serta lembaga riset nasional, seperti Kimia Farma dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Menjawab kekhawatiran terkait aspek keamanan dan legalitas, Oswaldo menjamin seluruh produk yang didistribusikan maupun diproduksi telah memenuhi standar regulasi ketat di Indonesia.
”Seluruh bahan baku yang kami impor wajib memenuhi standar halal yang diakui BPJPH. Selain sertifikasi halal, kami juga memastikan seluruh produk memiliki sertifikat keamanan pangan yang lengkap serta mengantongi izin dari BPOM, sehingga sangat aman untuk industri,” tegas Oswaldo.
Melalui pameran FI Asia Indonesia, PT Bangja Inti Ingridien berharap dapat menjangkau lebih banyak calon mitra bisnis dan berkontribusi lebih besar bagi kemajuan industri olahan pangan di tanah air.











