Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan Dan Pencak Silat Mendunia

banner 468x60

Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan dan Pencak Silat Mendunia

Jakarta, – Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS.PI) Kera Sakti turut menghadiri Pelantikan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB IPSI Masa Bhakti 2026–2031, Sabtu (6/9/2026) di TMII, Jakarta.

Kehadiran IKS.PI Kera Sakti menjadi bagian dari komitmen perguruan pencak silat untuk memperkuat persatuan, meningkatkan pembinaan atlet, serta bersama-sama mendorong pencak silat Indonesia semakin berprestasi hingga ke tingkat internasional.

Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti, K.R.A.T. Drs. H. Bambang Sunarja, M.A., mengatakan pihaknya merupakan salah satu perguruan besar yang baru menerima Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari kepengurusan dan anggota IPSI Pusat.

Menurut Bambang, bergabungnya IKS.PI Kera Sakti menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan seluruh insan pencak silat di Indonesia.

“Kami di sini adalah salah satu perguruan besar yang baru saja menerima SK untuk menjadi anggota IPSI Pusat. Kami bergabung bersama-sama dengan seluruh insan pencak silat untuk lima tahun ke depan,” ujar Bambang dalam wawancara dengan awak media.

Ia menilai, salah satu agenda besar dalam lima tahun ke depan adalah membawa pencak silat semakin dikenal dan berkembang di dunia internasional.

Untuk mencapai target tersebut, menurutnya, dibutuhkan strategi pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perguruan-perguruan besar, tetapi juga memberikan ruang yang sama kepada seluruh perguruan pencak silat di berbagai daerah.

“Bagaimana kita mengakomodasi para insan pencak silat tanpa membedakan kelompok satu dengan yang lainnya, sehingga semuanya mempunyai kesempatan untuk berprestasi. Mudah-mudahan hal tersebut membawa kesuksesan,” jelasnya.

*Jangan Hanya Fokus pada Perguruan Besar*

Bambang juga menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran pengurus IPSI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar lebih aktif menggali potensi atlet dari berbagai perguruan pencak silat.

Ia menegaskan, setiap perguruan memiliki potensi atlet yang dapat dikembangkan menjadi juara apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang tepat.

“Kami berpesan kepada seluruh pengurus IPSI di daerah, mari kita lihat potensi-potensi yang ada di semua daerah. Jangan hanya berpihak kepada perguruan-perguruan besar atau perguruan yang sudah berhasil,” tegasnya.

Menurut Bambang, banyaknya perguruan pencak silat di Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dikelola secara bersama-sama.

“Dengan banyaknya perguruan ini, kami yakin masing-masing pasti mempunyai potensi yang lebih baik untuk bisa berprestasi. Karena itu, mari kita cari potensi dari semua perguruan yang ada dan jangan membedakan kelompok maupun golongan tertentu,” tambahnya.

*Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Prestasi*

Lebih lanjut, Bambang menyebut pembinaan atlet berpotensi harus menjadi salah satu program prioritas yang segera dijalankan setelah kepengurusan baru PB IPSI resmi berjalan.

Pembinaan tersebut, kata dia, harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari tingkat provinsi, regional, nasional, hingga membuka peluang bagi atlet Indonesia untuk berprestasi di tingkat dunia.

“Program prioritasnya adalah melatih dan mendidik atlet-atlet yang berpotensi agar bisa menjadi juara, baik di tingkat provinsi, regional, nasional, maupun sesuai cita-cita Ketua Umum IPSI, yaitu membawa pencak silat bisa mendunia,” tuturnya.

Bambang berharap Rakernas PB IPSI Masa Bhakti 2026–2031 mampu menghasilkan program kerja konkret yang dapat diterapkan hingga ke daerah dan perguruan.

Ia juga menyambut positif kepemimpinan Ketua Umum PB IPSI Sugiono dan berharap seluruh perguruan yang tergabung dalam IPSI dapat bangkit serta bergerak dalam semangat kebersamaan.

“Kami sangat antusias dengan kepemimpinan Bapak Sugiono. Kami berharap semua perguruan yang tergabung dalam IPSI nantinya bisa bangkit dan bersama-sama berjuang membawa nama harum Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Pelantikan dan Rakernas PB IPSI Masa Bhakti 2026–2031 diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh kekuatan pencak silat nasional. Dengan sinergi antara PB IPSI, pengurus daerah, perguruan, pelatih, dan atlet, pencak silat Indonesia diharapkan semakin solid, berprestasi, dan mampu mengangkat nama Indonesia di pentas dunia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *