Jakarta, – Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) resmi melantik jajaran pengurus masa bakti 2026–2031, pada hari Sabtu (25/7/2026) bertempat Gor Ciracas Jakarta Timur Dalam momentum tersebut, Ketua Umum DPP FORKABI, H. Achmad Azran, S.E., menyerukan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar tidak menjadikan pelantikan sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan awal dari kerja nyata untuk masyarakat.
Dalam sambutannya, Achmad Azran menegaskan bahwa seluruh pengurus yang telah menerima amanah harus segera menyusun program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Jakarta dan keluarga besar FORKABI.
“Hari ini bukan sekadar pelantikan. Saya meminta seluruh pengurus yang sudah dilantik untuk segera bekerja. Tunjukkan bukti nyata melalui program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pelantikan merupakan penguatan moral organisasi agar FORKABI tetap berjalan sesuai marwah serta cita-cita para pendirinya. Menurutnya, organisasi harus menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas dan melestarikan budaya Betawi.
“Kalau bukan kita yang menjaga budaya Betawi, siapa lagi? Jangan sampai budaya Betawi justru hancur di kampung halamannya sendiri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Azran juga menyoroti semangat kemandirian FORKABI. Ia menyebut seluruh rangkaian pelantikan terlaksana berkat gotong royong para pengurus dan anggota tanpa mengandalkan bantuan anggaran pemerintah.
“Semua terlaksana karena kebersamaan. Tidak ada fasilitas satu rupiah pun. Ini murni hasil gotong royong keluarga besar FORKABI. Justru dari sinilah terlihat kekuatan dan soliditas organisasi,” katanya.
Sebagai ketua umum, Achmad Azran juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Jakarta. Ia mengaku memperoleh amanah sebagai senator karena kepercayaan rakyat, bukan karena kekuatan materi.
“Saya menjadi senator bukan karena uang, tetapi karena suara masyarakat Jakarta yang tidak pernah saya beli. Jabatan ini akan saya gunakan untuk meluruskan berbagai kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh kader FORKABI untuk meninggalkan perbedaan dan kembali bersatu membangun organisasi demi mewujudkan cita-cita para pendiri.
Menurutnya, perjalanan FORKABI selama 25 tahun merupakan bukti bahwa organisasi ini tetap eksis berkat perjuangan para kader yang solid, militan, dan rela berkorban demi masyarakat.
“Sudah saatnya kita bergotong royong, bersatu, dan merealisasikan cita-cita para pendiri FORKABI. Organisasi ini harus semakin bermartabat, semakin kuat, dan semakin dicintai masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Achmad Azran mengingatkan bahwa seorang pemimpin organisasi harus mampu menjadi sumber motivasi bagi anggotanya. Ia optimistis dengan semangat kebersamaan, seluruh program FORKABI ke depan akan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga besar FORKABI.
“Semangat, persatuan, dan kerja nyata adalah modal utama kita. Mari kita jadikan FORKABI sebagai organisasi yang bermartabat, berdaya, serta terus hadir untuk masyarakat. Bersama kita wujudkan masa depan FORKABI yang lebih baik,” pungkasnya.











