Rest In Peace Mama Joke: Salah Satu Sesepuh Pionir/Pendiri dari terbentuknya Gereja Protestan Soteria di Indonesia Jemaat Pancaran Kasih Allah.
Jakarta, Cosmopolitanpost.com
Kebaikan dan rasa mengayomi keluarga seperti tiba-tiba senyap ketika mengetahui seseorang yang sangat dikasihi menghembuskan nafas terakhir untuk memenuhi panggilan kekekalan dari Sang Pencipta. Demikian kiranya yang bisa digambarkan oleh keluarga ketika seorang mama & Oma yang dicintai menyelesaikan pertandingan iman pada Sabtu tanggal 20 Juni 2026 pkl.03.45 WIB di RS Siloam TB Simatupang.
Adalah Almarhumah Joke Jemima Raturandang Sumual yang selama 91 tahun hidup didunia ini, telah menjadi cermin seorang mama dan Oma yang mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap jiwa, tubuh dan rohnya. Menjadi panutan bagi anak dan cucunya dalam berbagai hal, bahkan membawa dampak yang harum bagi saudara, keluarga besar, teman dan rekan sekerja dimanapun almarhumah ditempatkan.
Banyak hal yang menarik dari kehidupan seorang Oma Joke sesuai panggilan dari cucu dan banyak orang.
Diawali waktu kecil Oma Joke terkenal dengan selalu sakit dan dimanja oleh kedua orangtuanya. Kebaikan dari kecil sudah terlihat dengan memberi jatah makanannya kepada adik-adiknya yang minta. Adapun Oma Joke adalah anak ke 5 dari 9 bersaudara dan sempat diberikan kepada satu keluarga supaya tidak sakit- sakitan.
Jejak pendidikan yang dilalui adalah SD/ Louwerir Tomohon, Air Madidi, SMP /Mulo negeri Tondano, SMA /HBS Negeri Tomohon
Dikirim dari Tondano PTPG ( Perguruan Tinggi Pendidikan Guru ) ke sekolah Perpustakaan di P&K di jl merdeka Selatan Jakarta diperkirakan selama 2,5th. Sempat juga berada di FKIP ( Fakultas Keguruan Ilmu Pengetahuan) di Rawamangun ( yang saat ini UI), pada akhirnya jadi jurusan perpustakaan.
Ditugaskan 3 bulan di Lembaga Penyelidikan Pendidikan (LPP) Bandung, kemudian balik ke Jakarta.
Setelah lulus, bertukar posisi dengan orang yang mau kerja di Jakarta, sedangkan Oma Joke ke Bandung kerja di Lembaga Penyelidikan Pendidikan (LPP) . JL.lembang Bandung dibawah FKIP selama 4 tahun.
Menariknya Oma Joke diwaktu muda sudah tinggal di Hotel Astoria kemudian berubah jadi Hotel Istana dengan mendapatkan fasilitas 1 kamar, cuci baju, dan makan dengan mendapat 40% dari gaji.. Di Bandung lah karya awal Oma Joke membuat perpustakaan dari nol menjadi ada bagi institusi tersebut.
Setelah itu menikah 21 juli 1961 dengan opa Freddy Raturandang yang bekerja di Bank Indonesia ( BI ). Akhirnya OMA Joke ditarik ke Lemhanas umur +/-31 pada th1965 sampai Pensiun di tahun 1990.
Di Lemhanas ini karya Oma Joke yang fenomenal adalah membangun dari awal sebuah perpustakaan sehingga menjadi tempat literatur utama pada jamannya dengan mempunyai banyak anak buah yang membantu Oma Joke.
Apa yang bisa diambil hikmahnya disini ? Dari tempat jauh diujung Sulawesi Utara ada seorang wanita yang masa sekolahnya mempunyai kendala sakit-sakitan, telah mengalami banyak proses panjang di pendidikan yang pada akhirnya mendapat jabatan ditempat yang sangat bermakna dan bermanfaat sekelas LEMHANAS dengan membangun satu karya sesuai keahliannya di dunia perpustakaan. Itulah Oma Joke Jemima Raturandang Sumual.
Lebih dalam mengenal Oma Yoke akan semakin terlihat karakter emas yang dipunyainya.
Dari segi kerohanian Oma Yoke beserta suaminya opa Freddy dan team ikut serta menjadi pionir/pendiri dari terbentuknya Gereja Protestan Soteria jemaat Pancaran Kasih Allah. Tepatnya 37 tahun lalu di tahun 1988, Oma Yoke dan opa Freddy beserta beberapa orang terpanggil untuk membentuk satu pendirian gereja visioner yang tentu saja perlu proses yang tidak mudah sekaligus diperlukan daya kreatif yang tinggi untuk mewujudkan gereja tersebut.
Diperlukan Doa, daya dan dana dari team pendiri awal gereja tersebut, dimana oma opa turut serta aktif dengan sepenuh hati mengambil bagian untuk berdirinya GPSI PKA sampai hari ini tetap ada di muka bumi Indonesia. Itu fenomenal kedua yang bisa terlihat dari seorang Oma Yoke yang tetap membawa nilai emas semasa hidupnya.
Adapun fenomena ke 3 yang Oma Yoke punya adalah mempunyai keluarga yang tetap mempertahankan nilai Kristiani di kehidupannya. Sejak bertemu dengan opa Freddy sampai mempunyai anak dapat dirasakan menjadi keluarga yang berbahagia dimana keluarga Oma dapat mempertahankan keutuhan keluarga sesuai kehendak ajaran Kristiani yang dipercaya oleh Oma Yoke beserta opa Freddy. Setelah mempunyai menantu dan cucu, persoalan persoalan berdatangan tetapi semuanya dihadapi bahkan terlewati karena Oma Yoke punya kemampuan yang diatas rata-rata dan sudah teruji melewati berbagai rintangan. Jelas sekali tercermin karakter Oma Joke adalah mengasihi Tuhan, diri sendiri dan sesama.
Melihat perjalanan panjang selama 91 tahun, para pembaca mendapati banyak pelajaran berharga dari seorang Oma Joke. Ada 3 kebahagiaan manusia sejati : “Ketika berbuah bagi Tuhan,
bermanfaat bagi dirinya & pekerjaannya, bermakna bagi keluarga & sesama “. Itulah Joke Jemima Raturandang Sumual.
Cara hidup Oma Joke merupakan pribadi yang lebih dari pemenang, panutan dan contoh bagi kita semua. Selamat jalan Oma Joke , sampai bertemu di Kerajaan Sorga.












