Fransisco Making: APDESI Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Jakarta, Cosmopolitanpost.com
Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kota NTT, Fransisco Making, menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi organisasi serta pelibatan aktif seluruh DPD dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Fransisco Making kepada awak media usai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) V DPP APDESI Tahun 2026 yang berlangsung pada 28–30 Januari 2026 di Jakarta, Kamis (29/1). Munas V APDESI tahun ini mengusung tema “Konsolidasi Organisasi dalam Mendukung Implementasi Asta Cipta Pemerintahan Prabowo–Gibran.”
Menurut Fransisco kehadiran DPD APDESI NTT dalam Munas V merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem organisasi yang selama lima tahun terakhir dinilai belum sepenuhnya menyentuh seluruh DPD hingga ke tingkat bawah.
“Kami dari DPD APDESI NTT berharap ke depan organisasi ini menjadi lebih baik. Hal-hal yang selama lima tahun belum menyentuh seluruh DPD, khususnya di daerah, perlu kita perbaiki dalam sistem keorganisasian,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sebagai organisasi besar, APDESI harus mampu melibatkan DPD secara aktif dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah pusat. Salah satunya terkait pengembangan koperasi dan gerai ekonomi desa yang selama ini dinilai belum banyak melibatkan kepala desa dan pengurus di daerah.
“Banyak kepala desa dan pengurus DPD yang belum tahu atau belum dilibatkan dalam program seperti gerai koperasi. Padahal, desa bisa berperan besar, misalnya menjadi penyuplai bahan baku atau pusat distribusi untuk mendukung program tersebut,” jelas Fransisco.
Selain itu, Fransisco Making juga menyoroti pentingnya pemilihan Ketua Umum DPP APDESI yang memiliki kriteria kepemimpinan kuat dan mampu membesarkan organisasi. Ia menilai dinamika pemilihan ketua umum pada Munas V menjadi menarik karena masing-masing kandidat memiliki pengalaman dan keunggulan di bidangnya.
“Kedua kandidat memiliki pengalaman dan kelebihan masing-masing, ada yang kuat di pengembangan desa wisata, ada juga yang sudah lama berkecimpung dan memahami dinamika organisasi. Ini menjadi nilai tambah bagi APDESI,” katanya.
Lebih lanjut, Fransisco berharap pasca Munas V, APDESI khususnya di NTT dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menegaskan perlunya sinergi yang lebih kuat dengan kementerian dan lembaga untuk membuka akses program-program pusat agar dapat dirasakan langsung oleh desa-desa di daerah.
“Kami berharap DPD ke depan bisa menjadi mitra setia pemerintah. Melalui jalur organisasi yang resmi, kami bisa melobi dan membawa program-program dari pusat untuk diterapkan di daerah. Dengan sinergi yang baik, apa yang ada di pusat bisa kita turunkan dan dirasakan manfaatnya oleh desa,” pungkasnya.











