Tindak Lanjut MoU Strategis, Yayasan Trisakti dan CV Nera Agro Mandiri Gelar Dialog Sosial dengan Penggarap Lahan di Cianjur
CIANJUR, 5 Februari 2026 –
Sebagai langkah nyata dari implementasi Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada 22 Januari 2026 lalu, Yayasan Trisakti melalui unit usahanya, PT Cirata Wahana Pesona Sakti (CWPS), menyelenggarakan kegiatan Dialog Sosial bersama para penggarap lahan. Pertemuan ini berlangsung dengan khidmat di Kantor Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (5/2).
Dialog ini merupakan rangkaian penting setelah Yayasan Trisakti resmi menjalin kerja sama dengan CV. Nera Agro Mandiri (NAM) dalam pengelolaan lahan seluas ±80 hektar untuk produksi jagung hibrida. Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun ke depan dengan tujuan mengoptimalkan produktivitas lahan melalui pertanian modern dan berkelanjutan.
Kesepakatan Kolaboratif dengan Masyarakat Dalam dialog tersebut, sebanyak 33 penggarap resmi yang memiliki surat pernyataan garapan hadir dan menyatakan kesiapannya untuk mengembalikan lahan garapan kepada PT. CWPS guna dikelola lebih lanjut oleh CV. NAM. Guna menjaga aspek kemanusiaan dan keberlangsungan ekonomi warga, disepakati bahwa lahan yang saat ini masih ditanami dan dalam perawatan akan diberikan waktu hingga masa panen selesai sebelum diserahterimakan sepenuhnya.
Direktur Utama PT CWPS, H. Abdul Karim, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan transisi pengelolaan lahan berjalan harmonis. Hal ini sejalan dengan komitmen Komisaris CV. Nera Agro Mandiri, Alfian Syukur, yang menekankan pentingnya komunikasi terbuka dalam memberdayakan petani di sekitar lokasi proyek.
Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal Fokus utama dari kolaborasi ini adalah penanaman jagung hibrida yang tidak hanya mengejar target produksi, tetapi juga melibatkan para penggarap lama dan petani sekitar sebagai tenaga kerja. Dengan skema ini, pengelolaan lahan diharapkan menjadi model kolaborasi pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Dukungan Multi-Pihak Kegiatan dialog sosial ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan dan keamanan setempat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain: PT. CWPS: H. Abdul Karim (Direktur Utama), CV. Nera Agro Mandiri: Alfian Syukur (Komisaris) dan Ibu Susan (Direktur), Kepolisian: Kompol Faisal (Kabag SDM Polres Cianjur mewakili Kapolres) dan perwakilan Polsek Mande.
Hadir pula Pemerintah Daerah: H. Eppi Rusmana (Camat Mande), Nanang Suryana (Kepala Desa Mande), serta perwakilan Dinas Pertanian Cianjur, TNI: Bpk. Anang (Danramil Mande), Penyuluh & Pendamping: Rahmat (Kepala BPP Mande) dan Agusliman (Pendamping Desa). Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas komitmen bersama dalam mengawal transformasi lahan Yayasan Trisakti menjadi pusat produksi jagung hibrida unggulan di Jawa Barat.











