Suwanto  Menyoroti Persoalan Serius Di Provinsi Jambi, Khususnya Konflik Agraria Yang Disebutnya Sebagai Salah Satu Yang Terbesar di Indonesia

banner 468x60

 

 

Jakarta – Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Tebo, Suwanto, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang digelar di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/01/26). Kongres ini mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Klas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”.

Kongres Partai Buruh V secara resmi kembali menetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan periode 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang kongres di Ballroom Hotel Golden Boutique dan disambut antusias oleh peserta kongres dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam keterangannya, Suwanto menyampaikan harapan besar atas kepemimpinan Said Iqbal di periode kedua. Menurutnya, Partai Buruh diharapkan semakin maju dan mampu memperjuangkan kepentingan buruh, petani, nelayan, serta masyarakat adat yang selama ini termarginalkan.

“Harapan kami, dengan kepemimpinan Bung Said Iqbal di periode kedua ini, Partai Buruh bisa lebih kuat dan lebih efektif memperjuangkan hak-hak buruh, petani, nelayan, dan masyarakat adat,” ujar Suwanto.

Suwanto juga menyoroti persoalan serius di Provinsi Jambi, khususnya konflik agraria yang disebutnya sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Ia berharap Partai Buruh dapat berperan aktif mendorong penyelesaian konflik agraria melalui jalur kebijakan dan mekanisme politik.

“Jambi dikenal sebagai salah satu daerah dengan konflik agraria terbesar. Kami berharap konflik tanah adat dan tanah yang telah dikelola masyarakat dapat diselesaikan melalui kebijakan politik, dengan memberikan legalitas hak atas tanah yang diakui secara hukum,” tegasnya.

Selain konflik agraria, isu Upah Minimum Provinsi (UMP) juga menjadi perhatian. Suwanto menilai kebijakan upah di Jambi masih sangat bergantung pada keputusan pemerintah pusat, sehingga perlu diperjuangkan agar lebih berpihak pada kesejahteraan buruh.

Sementara itu, Presiden Partai Buruh terpilih Said Iqbal menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan militansi kader, serta menjadikan Partai Buruh sebagai kekuatan politik rakyat pekerja yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Sedangkan Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli menekankan pentingnya penguatan administrasi partai, disiplin struktur, dan kerja kolektif seluruh jajaran dalam menghadapi agenda politik nasional, khususnya menuju Pemilu 2029.

Kongres Partai Buruh V menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menetapkan garis perjuangan, serta menyusun langkah-langkah pemenangan politik ke depan demi mewujudkan negara sejahtera bagi kelas pekerja.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *