Ingin Mengembangkan Karir Sebagai Make-Up Artist? Simak Tips Menarik dari Bubah Alfian!
Jakarta, Gramediapost.com
Kamu senang merias wajah? Tertarik berkarir sebagai make-up artist? Kamu perlu tahu beberapa hal berikut ini, nih. Profesi make-up artist, atau biasa dikenal sebagai MUA, sudah semakin berkembang dan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan. Banyak milenial yang memilih profesi ini berawal dari hobi merias wajah. Berbekal keterampilan, kini hobi tersebut menjadi sebuah profesi. Saat ini MUA bukan lagi sekadar pekerjaan sampingan melainkan dijadikan sebagai profesi.
Seiring berkembangnya industri kreatif, profesi MUA juga semakin dicari. Tentunya ini memberikan dampak positif untuk profesi MUA di pasar. Namun demikian, maraknya profesi MUA membuat persaingan semakin ketat. Jadi perlu strategi untuk bisa mengembangkan dan mempertahankan karir di tengah sengitnya persaingan dunia kerja. Untuk itu, yuk belajar dan simak tips ala Bubah Alfian, MUA kenamaan tanah air, berikut ini!
-
Manfaatkan media sosial untuk membangun citra
Di era sekarang, media sosial lebih banyak digunakan oleh masyarakat sebagai platform untuk memulai bisnis. Media sosial menjadi alternatif channel untuk melakukan kegiatan promosi. Sebagai seorang MUA, kamu harus memiliki portofolio atas karya-karyamu. Gunakanlah media sosial untuk membagikan karya-karyamu agar orang lain dapat melihat kualitas sentuhan make-up kamu. Ini dapat disebut sebagai digital portofolio.
Selanjutnya, agar orang ramai mengunjungi akunmu, kamu dapat menggunakan caption dan hashtag yang relevan. Misalnya, #MakeupInspiration, #MUAWeddingJakarta, dan sebagainya. Cara ini akan memudahkan orang lain untuk menemukan akun kamu di media sosial. Kamu juga bisa meminta klien untuk mengunggah hasil make-up di media sosial mereka dan menautkan ke akun kamu di foto tersebut.
-
Bekerja sama dengan event atau wedding organizer
Biasanya klien akan memilih make-up artist dari rekomendasi EO (Event Organizer) atau WO (Wedding Organizer). Klien cenderung akan lebih percaya rekomendasi para vendor karena mereka lebih memiliki banyak relasi dan dapat menilai hasil make-up yang bagus. Oleh karena itu, perluaslah relasi kamu dengan para EO dan WO supaya memudahkan kamu untuk mendapatkan klien.
-
Menjaga relasi dengan klien
Menjaga relasi dengan klien-klien itu sangat penting. Mengapa? Supaya mereka selalu ingat kamu. Menjaga relasi dengan klien jangan hanya dalam pekerjaan saja, tetapi kamu juga harus menjaga relasi di luar pekerjaan. Simpan kontak mereka atau ikuti mereka di media sosial agar kamu selalu terhubung. Lalu kamu dapat mengomentari postingannya dan membalas komentarnya di akun media sosialmu. Hal ini dilakukan supaya kamu akan selalu diingat oleh mereka. Jadi, ketika mereka membutuhkan jasa MUA atau ingin merekomendasikan MUA, mereka akan selalu ingat dengan kamu. Seperti kata Bubah Alfian, “Semakin banyak relasi, semakin banyak peluang yang terbuka.”
-
Miliki perilaku dan kepribadian yang baik
Memiliki kemampuan dan produk make-up yang bagus tidak menjamin profesionalitas kamu jika tidak diikuti dengan perilaku yang baik. Kamu harus memiliki perilaku yang baik dan komunikatif agar banyak klien yang senang dengan kamu. Anggaplah klien seperti raja, cari tahu apa yang mereka mau, bagaimana kepribadiannya, dan peka terhadap suasana hatinya. Kalau kamu sudah memahami itu semua, kamu bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan sesuai untuk klien kamu.
Nah, itu dia info menarik yang dapat kamu pelajari. Bekerja dengan passion memanglah menyenangkan, tapi kamu juga perlu tahu strategi yang bagus untuk mempertahankan pekerjaanmu. Untuk kamu yang tertarik ingin mendalami karir di bidang make-up artist, kamu dapat belajar dan melatih kemampuan bersama Bubah Alfian di Skill Academy by Ruangguru. Ada banyak materi dan tips menarik seputar dunia MUA. Selain itu, ada juga kelas-kelas menarik yang dapat membantu kamu mempersiapkan karir atau memulai bisnis bersama instruktur yang expert di bidangnya. Yuk, daftar sekarang dan dapatkan manfaatnya!
(Hotben)